Sterile urine container merupakan wadah khusus yang dirancang untuk menyimpan sampel urin secara higienis. Tidak semua pemeriksaan urin membutuhkan wadah ini, namun ada kondisi medis tertentu yang mewajibkan penggunaan wadah steril agar hasil pemeriksaan tidak terkontaminasi. Artikel ini membahas kapan dan siapa yang sebaiknya menggunakan sterile urine container.
Pemeriksaan Kultur Urin
Salah satu kondisi utama yang memerlukan sterile urine container adalah pemeriksaan kultur urin. Tes ini bertujuan mendeteksi keberadaan bakteri penyebab infeksi saluran kemih. Jika wadah tidak steril, hasil pemeriksaan bisa menunjukkan bakteri palsu akibat kontaminasi.
Pemeriksaan Kehamilan Tertentu
Meskipun tes kehamilan cepat bisa dilakukan dengan wadah biasa, ada kondisi tertentu seperti pemeriksaan hCG kuantitatif yang membutuhkan sampel urin steril. Hal ini memastikan tidak ada zat asing yang memengaruhi hasil uji laboratorium.
Pemeriksaan pada Pasien dengan Gejala Infeksi
Pasien yang mengalami gejala seperti nyeri saat buang air kecil, urin keruh, atau berbau menyengat biasanya diminta mengumpulkan sampel urin dalam wadah steril. Tujuannya adalah memastikan pemeriksaan bisa mendeteksi bakteri atau leukosit tanpa gangguan kontaminasi.
Pemeriksaan pada Anak
Anak-anak, terutama bayi, sering sulit memberikan sampel urin yang bersih. Dengan wadah steril, tenaga medis dapat mengurangi risiko sampel bercampur dengan kotoran lain yang mun
