Leukocyte Esterase Test Strip merupakan alat sederhana yang banyak digunakan untuk mendeteksi leukosit dalam urin. Agar hasil yang diperoleh benar-benar akurat, penggunaan strip harus mengikuti prosedur yang tepat. Kesalahan dalam pengambilan sampel atau pembacaan hasil dapat menimbulkan interpretasi yang keliru.
Persiapan Sebelum Tes
Langkah pertama adalah menyiapkan semua alat yang dibutuhkan. Pastikan wadah urin bersih dan steril, serta strip uji berada dalam kondisi baik tanpa melewati masa kedaluwarsa. Persiapan ini penting untuk mencegah kontaminasi yang bisa mengubah hasil.
Waktu Pengambilan Sampel
Disarankan menggunakan sampel urin pertama di pagi hari. Hal ini karena urin pagi lebih pekat sehingga lebih mudah mendeteksi adanya leukosit. Namun, jika tidak memungkinkan, urin kapan saja tetap bisa digunakan asalkan diambil dengan benar.
Tata Cara Mengambil Sampel
Sebelum menampung urin, pasien perlu membersihkan area genital dengan air bersih untuk mengurangi risiko kontaminasi. Sampel sebaiknya diambil dengan metode midstream, yaitu menampung urin di tengah aliran, bukan saat awal atau akhir buang air kecil.
Penyimpanan Sampel
Jika pemeriksaan tidak dilakukan segera, sampel harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan digunakan maksimal dalam waktu dua jam. Menunda pemeriksaan lebih lama berisiko merusak komponen dalam urin sehingga memengaruhi hasil.
Membuka Strip Uji
Strip hanya boleh dikeluarkan dari wadah tepat sebelum digunakan. Hindari menyentuh area reagen pada strip agar tidak terkontaminasi oleh kotoran atau cairan dari tangan.
Mencelupkan Strip
Celupkan bagian reagen strip ke dalam urin selama beberapa detik. Pastikan seluruh area reagen terendam, tetapi jangan sampai strip direndam terlalu lama karena bisa merusak hasil.
Mengeringkan Strip
Setelah dicelupkan, angkat strip dan biarkan tetesan urin berlebih mengalir. Tempelkan sisi strip ke tisu bersih untuk menghilangkan sisa urin, tetapi jangan digosok karena dapat merusak reagen.
Waktu Tunggu Pembacaan
Setiap produsen strip memberikan instruksi waktu tunggu tertentu, biasanya antara 30 detik hingga 2 menit. Pembacaan hasil harus dilakukan tepat sesuai waktu anjuran agar warna tidak berubah berlebihan.
Membandingkan dengan Kartu Warna
Hasil strip kemudian dibandingkan dengan kartu warna yang tersedia pada kemasan. Perubahan warna menunjukkan ada tidaknya leukosit, dengan tingkat intensitas warna mencerminkan jumlah leukosit dalam urin.
Mencatat Hasil
Setelah membaca hasil, catat temuan secara jelas, terutama jika pemeriksaan dilakukan untuk pemantauan pasien. Pencatatan sistematis membantu dokter dalam menilai perkembangan kondisi pasien dari waktu ke waktu.
Menghindari Kesalahan Umum
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain mencelupkan strip terlalu lama, menunggu terlalu lama sebelum membaca hasil, atau menggunakan sampel urin yang sudah basi. Semua hal ini dapat menyebabkan hasil yang tidak valid.
Kapan Perlu Uji Tambahan
Jika hasil menunjukkan positif, sebaiknya dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti kultur urin. Test strip hanya bersifat skrining sehingga tidak cukup untuk memastikan jenis infeksi dan terapi yang sesuai.
Pentingnya Edukasi Pasien
Tenaga medis juga perlu mengedukasi pasien tentang cara penggunaan test strip di rumah. Dengan edukasi yang tepat, pasien bisa memantau kesehatannya secara mandiri sebelum datang ke fasilitas kesehatan.
Kesimpulan
Menggunakan Leukocyte Esterase Test Strip memerlukan langkah yang tepat mulai dari pengambilan sampel hingga pembacaan hasil. Dengan prosedur yang benar, test strip ini dapat menjadi alat skrining cepat yang bermanfaat dalam mendeteksi dini infeksi saluran kemih.
