Dry Chemistry Analyzer adalah perangkat penting dalam laboratorium klinik yang digunakan untuk analisis darah berbasis reagen kering.

Tips Perawatan dan Kalibrasi Dry Chemistry Analyzer agar Tetap Presisi

Dry Chemistry Analyzer adalah perangkat penting dalam laboratorium klinik yang digunakan untuk analisis darah berbasis reagen kering. Akurasi alat ini sangat mempengaruhi hasil diagnosa medis, sehingga perawatan dan kalibrasi menjadi dua aspek krusial untuk menjaga presisi kerja alat secara konsisten.

Kenali Jadwal Kalibrasi dari Produsen

Langkah awal yang wajib dilakukan adalah memahami jadwal dan prosedur kalibrasi yang dianjurkan oleh produsen. Setiap merek dan model memiliki ketentuan yang berbeda terkait frekuensi dan jenis kalibrasi, baik secara otomatis maupun manual. Hal ini biasanya tercantum dalam manual penggunaan.

Bersihkan Permukaan dan Sensor Secara Berkala

Debu dan sisa reagen dapat menumpuk pada bagian sensor atau permukaan pembaca, menyebabkan hasil yang tidak akurat. Oleh karena itu, lakukan pembersihan dengan kain bebas serat dan cairan pembersih yang disarankan secara berkala, terutama pada bagian optik dan tempat sampel.

Gunakan Kalibrator Resmi

Pastikan Anda hanya menggunakan kalibrator resmi dari produsen atau yang telah terverifikasi kompatibel. Penggunaan kalibrator sembarangan dapat menghasilkan error atau bahkan merusak komponen sensitif dalam alat. Kalibrator biasanya tersedia dalam bentuk kartu referensi atau strip khusus.

Lakukan Quality Control Harian

Selain kalibrasi, penting untuk menjalankan kontrol kualitas (QC) harian dengan menggunakan sampel kontrol yang diketahui nilai referensinya. Ini memastikan bahwa hasil dari analyzer tetap dalam batas yang dapat diterima sebelum digunakan pada pasien.

Hindari Paparan Suhu dan Kelembapan Ekstrem

Dry Chemistry Analyzer sebaiknya ditempatkan di ruangan yang bersih, kering, dan memiliki ventilasi baik. Paparan terhadap suhu tinggi, kelembapan berlebihan, atau sinar matahari langsung dapat memengaruhi performa alat, terutama pada komponen optik dan elektronik.

Jangan Gunakan Sampel Darah Hemolis atau Terkontaminasi

Sampel darah yang tidak layak, seperti yang telah hemolis atau terkontaminasi, dapat memberikan hasil analisis yang menyimpang. Pastikan prosedur pengambilan dan penanganan darah dilakukan dengan benar sebelum dimasukkan ke alat.

Simpan Strip atau Kartu Reagen di Tempat Tertutup

Strip reagen yang digunakan oleh dry chemistry analyzer sangat sensitif terhadap kelembapan. Simpanlah dalam wadah tertutup rapat dan jangan terlalu lama dibiarkan terbuka. Gunakan segera setelah dibuka dari kemasan aslinya.

Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa Reagen

Selalu periksa tanggal kedaluwarsa pada strip atau kartu reagen. Menggunakan reagen yang telah melewati masa aktifnya dapat mengurangi keakuratan hasil dan berpotensi merusak interpretasi medis yang penting.

Kalibrasi Setelah Setiap Pemindahan Alat

Jika analyzer dipindahkan ke lokasi lain, lakukan kalibrasi ulang. Guncangan dan perubahan posisi dapat memengaruhi keseimbangan internal atau posisi optik, sehingga penting untuk memastikan ulang presisinya sebelum digunakan kembali.

Dokumentasikan Setiap Kalibrasi dan QC

Buat catatan terstruktur mengenai setiap kalibrasi dan quality control yang dilakukan. Dokumentasi ini tidak hanya berguna untuk pelacakan performa alat, tetapi juga merupakan persyaratan audit laboratorium atau sertifikasi mutu.

Pelatihan Operator Secara Berkala

Operator alat harus diberikan pelatihan secara berkala, termasuk pembaruan tentang prosedur kalibrasi dan perawatan. Kesalahan pengguna bisa menjadi penyebab utama ketidakakuratan hasil, sehingga kompetensi SDM menjadi faktor penting.

Periksa Firmware dan Software Analyzer

Beberapa analyzer modern dilengkapi dengan firmware atau software yang dapat diperbarui. Pastikan sistem ini diperiksa secara berkala dan update jika tersedia untuk memastikan kinerja tetap optimal dan minim bug.

Gunakan Listrik Stabil dengan UPS

Fluktuasi listrik atau pemadaman mendadak dapat merusak komponen internal analyzer. Gunakan stabilizer atau Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk menjaga suplai listrik tetap stabil selama alat digunakan.

Hubungi Teknisi Resmi Jika Ada Masalah

Jika muncul pesan error, hasil tidak konsisten, atau kerusakan pada bagian internal, segera hubungi teknisi resmi dari distributor atau pabrikan. Jangan coba memperbaiki sendiri jika tidak memiliki pelatihan teknis, karena bisa memperburuk kerusakan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *